Jumat, 20 Desember 2013

qowa'idul i'lal

qoidah pertama.
apabila ada wawu tau ya' hidup, dalam satu kalimah yang jatuh sesudah harokat fathah, maka wawu tau ya' tersebut harus diganti dgan alif.
qoidah kedua
apabila ada wawu tau ya', jatuh pada ngain fi'il, (binak ajwaf) hidup, dan huruf sebelunya wawu tau ya', tadi mati dan soheh maka, harokatnya wawu tau ya' dipindah pada huruf sebelumnya.
qoidh ketiga
apabila ada wawu tau ya' jatuh sesudahnya alif tambahan itu harus diganti dengan hamzah. ketika terletak pada isim fangil, harus jatuh pada ngain fi'il. ketika terletak pada masdar, harus jatuh pada akhiran.
qoidah keempat
apabila ada wawu tau ya' kumpul dalam satu kalimah, dan salah satunya, wawu atau ya' tadi, yang awal mati maka, wawunya harus diganti dengan ya'. terus, ya' yang awal diidhomkan pada ya' yang kedua.
qoidah kelima
apabila ada wawu atau yak jatuh pada akhiran dan berharokat dhomah, itu harus dimatikan
qoidah keenam
apabila ada wawu jatuh pada empat dan seterusnya dan menempat pada akhiran( lam fi'il ) dan huruf yang sebelumnya wwu tadi tidak berharokat dhomah. maka wawu tersebut haru diganti dengan ya'.
qoidah ketujuh
apabila ada wawu jatuh diantara fatkah dan kasro, yang nyata, dan sebelumnya wawu tadi ada huruf mudoro'ah, yaitu: ya', hamzah, nun, tak, maka wawu tersebut harus dibuang.
qoidah kedelpan
apabila ada wawu jatuh sebelum ksroh, ada diisim tau fi'il itu, harus diganti ya'.
qoidah kesembilan
apabila ada wawu atau ya' bertemu huruf mati, itu harus dibuang.
qoidah kesepuluh
apabila ada huruf dua yang sama, atau mendekati didalam mahrojnya yang berkumpul dalam satu kalimah, begitujuga huruf 2 tadi yang awal mati atau hidup maka huruf yang awal tadi harus di idhomkan pada huruf yang kedua. jika huruf 2 tadi, mutaqoriben, maka, huruf yang awal harus dijadikan seperti huruf yang kedua. karena, jika tidak begitu dibilang2 berat.
     cukup sekian dari saya.
     by: thova vs ahmad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar